30 Agustus 2020 08:29 WIB
Penulis : Andira

SuaraKarya.id –¬†SURABAYA: Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, ternyata tidak mengurangi kegiatan akademisi. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (Stiamak) Barunawati Surabaya misalnya, tetap melaksanakan tugas akademik berupa ujian skripsi yang dilakukan dengan standar protokol kesehatan Covid-19 ketat.

Menurut Ketua Stiamak Barunawati Surabaya, Dr Nugroho Dwi Priyohadi SPsi MSc, pihaknya berusaha melakukan mix regulasi. “Kami melaksanakan ujian skripsi sesuai peraturan yang diundangkan melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) tapi tetap patuh pada ketentuan kesehatan protokol Covid 19,” ujarnya, Minggu (30/8/2020).

Bagi Stiamak, ujian skripsi untuk 79 mahasiswa semester akhir strata-1 (S1) pada Sabtu (29/8/2020) kemarin yang dilakukan dengan cara berbeda ini, merupakan catatan sejarah yang bisa jadi tidak terulang di tahun mendatang. Ujian skripsi prodi Ilmu Administrasi Bisnis (konsentrasi kepelabuhanan dan logistik) tersebut, lebih menekankan pada unsur kehati-hatian untuk ikut mencegah penyebaran wabah virus asal Wuhan tersebut.

Pihak panitia membagi waktu masuk kampus para peserta ujian, yang diatur 15 orang per kelompok agar mereka tidak bergerombol. Mahasiswa juga diharuskan lansung meninggalkan kampus, paling lambat 15 menit setelah ujian.

Mahasiswa itu, kata Nugroho, wajib cuci tangan pakai sabun yang sudah disiapkan kampus dan melakukan cek tubuh sebelum masuk kampus. Menggunakan masker termasuk saat  tanya jawab saat ujian, dan jaga jarak tiga meter antara mahasiswa dengan dewan penguji.

Sementara jarak antar dewan penguji ditetapkan dua meter, dan masing-masing sudah melengkapi diri dengan handsanitizer. “Khusus bagi penguji yang berhalangan hadir, ujian tetap dilaksakan karena penguji bisa menjalankan tugasnya secara daring,” ujarnya.

Sama seperti ujian periode-periode sebelumnya, Skripsi di Stiamak memiliki ciri khas dan khusus. Sebagian besar karya ilmiah tersebut mengambil penelitian di pelabuhan.

Mulai dari soal pelayanan kapal, operasional terminal, bongkar muat, jasa ekspedisi dan bisnis terkait lainnya. Ujian dilaksanakan mulai pukul, 08.00 sampai 16.30 dibagi dalam 5 ruangan dan satu ruangan online.***