Ujian Skripsi STIAMAK Menjadi Tolok Ukur Integritas Ilmiah SURABAYA

Ujian Skripsi STIAMAK Menjadi Tolok Ukur Integritas Ilmiah
SURABAYA. Para mahasiswa Prodi S1 Ilmu Administrasi Bisnis konsentrasi bisnis pelabuhan dan logistik STIAMAK Barunawati menutup waktu kuliah dengan ujian skripsi. Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya Dr. Gugus Wijonarko, MM. dalam sambutan pembukaan memberikan apresiasi kepada mahasiswa yang sudah menyelesaikan draft skripsi sampai maju di ruang ujian. Disampaikan terima kasih kepada para dosen pembimbing. “Ujian skripsi merupakan standar dan integritas akademik, bukan formalitas. Menguji kedalaman pemahaman dan bukan sekedar lulus,” kata Gugus, Senin (13/7). Ujian skripsi lanjut Gugus, menjadi bagian dari integritas ilmiah, kejujuran akademik, bebas plagiarisme dan validitas data yang disajikan dalam skripsi. “Esensi ujian skripsi merupakan pertanggung jawaban ilmiah. Melihat mahasiswa mempertahankan argumentasi dan metodologi penulisannya,” lanjutnya. Ujian skripsi juga sebagai ruang diskusi, mahasiswa menerima masukan dan kritik dari dosen penguji sebagai sarana penyempurnaan dan bukan bentuk penghakiman. “Ujian skripsi merupakan motivasi dan ketenangan mental bagi mahasiswa, percaya diri, menjawab pertanyaan berbasis data dan literasi,” kata Gugus. Lebih lanjut dikatan, ujian skripsi memberikan dampak jangka panjang bagi STIAMAK menuju Teaching Industry dengan kemanfaatan riset. “Hasil riset skripsi ini tidak berhenti di perpustakaan saja, tetapi memiliki daya guna bagi masyarakat, industri dan berpotensi dihilirisasi menjadi produk nyata,” pungkas Gugus. Kuliah di STIAMAK sangat fleksibel, ada kuliah pagi dan sore. Selain kuliah di kelas, ada juga kuliah di Terminal Petikemas Surabaya, Terminal Teluk Lamong, Terminal Nilam, Kawasan Ekonomi Khusus (JIIPE) Manyar Gresik dan Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS). Juga, membuka program STIAMAK Business Center (SBC) Bahasa Inggris, Mandarin dan Jepang. Training iStow untuk pelayaran dan Artificial Intellegent (AI).
