SURABAYA, 23 November 2025 – 22 Januari 2026 ;  LPPM STIAMAK Barunawati Surabaya berpartisipasi aktif dalam rangkaian program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Pelindo Creative Hub bagi pemuda di wilayah Ring 1 Pelindo Regional 3 Surabaya. Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Pelindo Creative Hub ini bertujuan memberikan bekal pendidikan nonformal untuk meningkatkan kompetensi diri, kesiapan kerja, serta motivasi wirausaha bagi para peserta.

Dalam penguatan literasi digital, peserta dibekali kemampuan operasional Microsoft Office yang komprehensif. Pelatihan Microsoft Word dipandu oleh Dian Arisanti, S.Kom., MM., sementara Soedarmanto, SE., MM. memimpin kelas Microsoft Excel. Selain itu, Nur Widyawati, M.SM. memberikan materi Microsoft PowerPoint guna mengasah kemampuan peserta dalam menyusun presentasi yang sistematis dan menarik.

Pada sektor industri kreatif, pelatihan Content Creator menjadi salah satu sesi unggulan. Di bawah bimbingan narasumber Mudayat, MM., Dr. Indriana Kristiawati, dan Dr. Inolin Tityanti, MM., pealtihan dibagi menjadi masing-masing 3 waktu,  peserta mempelajari teknik editing TikTok lanjutan dan strategi mengubah kreativitas menjadi penghasilan. Peserta dilatih menguasai algoritma media sosial, pemilihan niche, hingga teknik editing profesional agar konten yang dihasilkan memiliki nilai jual.

Sektor kuliner dan keahlian khusus juga mendapat perhatian besar melalui serangkaian pelatihan praktis. Pelatihan Ayam Katsu diampu oleh Dian Arisanti, S.Kom., MM., dilanjutkan dengan pelatihan Olahan Dimsum oleh Juli Prastyorini, MM., serta pelatihan Ayam Woku oleh Meyti Hanna Ester Kalangi, MM. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik memasak, tetapi juga perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) untuk modal berwirausaha. Di bidang kopi, M. Fail, M.Ag. bersama empat mahasiswa yang juga barista profesional memberikan pelatihan Barista yang mencakup teknik penyeduhan hingga latte art. Dalam seluruh rangkaian kegiatan ini, mahasiswa STIAMAK Barunawati turut berperan aktif sebagai asisten trainer yang membantu pendampingan teknis kepada peserta.

Sebagai penutup, dilaksanakan pelatihan Emotional-Spiritual Quotient (ESQ) oleh Mudayat, MM. untuk membangun mentalitas yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab. Secara keseluruhan, program ini diharapkan berhasil menciptakan sumber daya manusia yang lebih siap bersaing dan mandiri secara ekonomi. Sebagai bentuk apresiasi, dokumentasi kegiatan ini dipublikasikan melalui media sosial resmi kampus. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa STIAMAK Barunawati  yang bertugas sebagai asisten trainer, serta dibantu oleh DPM, HME, dan BEM STIAMAK Barunawati dalam proses penyebaran informasinya kepada publik